SMA NEGERI 1 SEI KANAN

Berbudi, Cerdas dan Beriman

Waktu

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

UN Bukan untuk ditangisi atau ditakuti

Oleh Admin 13-04-2013 16:36:20

UN Bukan untuk ditangisi atau ditakuti

BY; Sondang Sitompul, S.Pd

 

Tanpa terasa tibalah waktunya untuk mengikuti UN bagi siswa/I  tingkat SMA/MA/K tepatnya hari senin 15 April mendatang akan dimulai peratarungan sengit sekaligus penentu cita-cita bagi siswa/I SMA/MA/K di seluruh Indonesia. Menurut BNSP yang dikutip kompas pada hari sabtu 14 April ada sebanyak 1.268.834 siswa SMA terdaftar akan mengikuti UN, Kemudian sebanyak 331.177 siswa Madrasah Aaliyah (MA), 1.131.006 dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 1.189 dari SMA Luar Biasa, 191.917 dari Paket C dan 56 orang dari Paket C Kejuruan sehingga total keseluruhan sebanyak 3.224.179 peserta UN Se indonesia. Sedangkan peserta UN untuk Sumatera utara SMA sebanyak 98.742 siswa, MA 19.825 siswa, SMALB 4.370 siswa, serta SMK sebanyak 83.788 siswa.

Walaupun banyak yang menolak  namun UN tahun ini tetap akan dilaksanakan. Berbagai cara Nampak dilakukan  kalangan siswa/I kelas IX, mulai dari acara zikir/ berdoa bersama, bersedekah, bersalaman dengan guru dan bahkan ada yang sampai mengeluarkan air mata. Di SMA Negeri 1 Sei Kanan misalnya satu persatu guru di datangi oleh gerombolan siswa dari kelas untuk meminta doa restu Bapak/ibu guru agar Lulus UN. Menanggapi hal ini saya sendiri berkomentar ini sungguh tak masuk akal karena semua guru diminta atau tidak sudah pasti memanjatkan doa kepada siswanya agar kelak tidak mengalami kegagalan.

Apa yang unik dari UN kali ini?

Dari sisi pelaksananannya memang tidak ada yang berubah, Standar nilai kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2012/2013 sama dengan tahun lalu yakni 5,5 untuk semua mata pelajaran yang diujikan. Semua mata pelajaran yang diujikan dalam UN tidak boleh ada nilai yang di bawah empat. namun dari sisi kerahasiaan tahun ini konon kabar yang saya dengar dari sosialisasinya ada sedikit perbedaan. Tahun 2012 UN hanya menggunakan sebanyak 04 Paket soal tahun ini Paket Soal sebanyak 20 dimana untuk masing-masing ruangan juag soal berbeda-beda. Paket soal  yang 20 tersebut juga dirahasiakan yakni dengan Barcode (Kode). Seperti di kutif kompas pada 9 april lalu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro mengatakan bahwa LJUN pada tahun ini dibuat satu paket dengan naskah soal UN. Bahkan, barcode yang ada di sisi kanan atas LJUN tersebut juga identik dengan barcode yang ada di naskah soal.

"Dengan barcode ini, peserta UN tidak perlu lagi menulis kode soal. Untuk memeriksanya, barcode LJUN akan dipindai dan disesuaikan dengan naskah," kata Khairil di Kemdikbud.

 Mengapa paket harus dirahasiakan dengan barcode? Pemerintah menjawab untuk menghindari terjadinya kecurangan. Konon kabarnya UN sarat dengan kecurangan, mulai dari bocornya soal sebelum ujian berlangsung sampai dengan beredarnya kunci jawaban dikalangan siswa saat UN. Kali ini Nampaknya Pemerintah benar-benar serius untuk melakukan UN, ya.. mudah-mudahan ya pak tidak terjadi lagi seperti yang sudah-sudah sehingga UN memang betul-betul menjadi pendongkrak motivasi belajar siswa dan menghasilkan siswa yang handal dan mampu bersaing di masyarakat.